Istilah Perpustakaan

Kamus Istilah Perpustakaan menyajikan daftar istilah perpustakaan beserta definisinya merujuk ke berbagai sumber.

Arti :

Proses penambahan khasanah arsip statis pada lembaga kearsipan yang dilaksanakan melalui kegiatan penyerahan arsip statis dan hak pengelolaannya dari pencipta arsip pada lembaga kearsipan.

Sumber :

Glosarium Istilah Perpustakaan / oleh Suharyanto (2014)

Arti :

American Library Association, organisasi pustakawan di Amerika Serikat dan Inggris berdiri tahun 1876 yang bertujuan mempromosikan atau memajukan jasa perpustakaan dan kepustakawanan.

Sumber :

Pengantar Ilmu Perpustakaan / oleh Sulistyo Basuki (1991)

Arti :

Dalam dunia perpustakaan dikenal dengan nama impresum, yang mencakup informasi mengenai produksi dokumen yaitu tempat publikasi, nama penerbit, dan impresum (tahun penerbitan atau pencetakan)

Sumber :

Sulistyo Basuki. Teknik dan Jasa Dokumentasi. 1992

Arti :

Alat dalam reprografi untuk memantulkan gambaran yang dapat dibaca dari mikrokopi pada layar atau suatu permukaan yang tembus cahaya

Sumber :

Kamus Istilah Perpustakaan Dan Dokumentasi / oleh Nurhaidi Magetsari, dkk (1992)

Arti :

Alat baca mikrofilm yang juga mencetak dan membesarkan mikrofilm secara cepat untuk reproduksi dokumen

Sumber :

Kamus Istilah Perpustakaan Dan Dokumentasi / oleh Nurhaidi Magetsari, dkk (1992)

Arti :

Alat baca berupa proyektor yang digunakan untuk membaca mikrofilm atau mikrofis; tulisan yang ada dalam mikrofilm atau mikrofis itu diproyeksikan pada permukaan layar alat baca mikrofilm; alat baca mikrofis

Sumber :

Kamus Istilah Perpustakaan Dan Dokumentasi / oleh Nurhaidi Magetsari, dkk (1992)

Arti :

Alat untuk membaca rekaman mikro dengan cara memperbesar proyeksi pada layar yang jernih, pada kertas putih, atau pada dinding; dapat juga merupakan mesin untuk membaca salinan mikro pada bahan yang tak tembus cahaya; cahaya yang jatuh pada salinan mikro kemudian diproyeksikan ke atas layar dengan memakai sistem optikal, atau mesin untuk membaca mikro pada film (mikrofilm atau mikrofis)

Sumber :

Kamus Istilah Perpustakaan Dan Dokumentasi / oleh Nurhaidi Magetsari, dkk (1992)

Arti :

Mesin untuk membaca bahan-bahan yang berbentuk mikrofis

Sumber :

Kamus Istilah Perpustakaan Dan Dokumentasi / oleh Nurhaidi Magetsari, dkk (1992)

Arti :

Alat peraga untuk memperjelas pengajaran yang dapat berupa gambar, salindia, film, kaset, dan piringan hitam

Sumber :

Kamus Istilah Perpustakaan Dan Dokumentasi / oleh Nurhaidi Magetsari, dkk (1992)

Arti :

(1) Merupakan sarana yang diperlukan untuk menetapkan/menentukan pilihan bahan perpustakaan yang akan diadakan sesuai dengan visi dan misi perpustakaan bersangkutan (2) Memuat informasi tentang deskripsi bibliografis seperti judul, kepengarangan, tempat terbit penerbit dan tahun terbit (3) Alat bantu seleksi dapat berupa Bibilografi, Books in print, katalog pameran buku, katalog penerbit, katalog took buku, resensi buku, Ulrich’s International Directory.

Sumber :

Glosarium Istilah Perpustakaan / oleh Suharyanto (2014)

Arti :

Publikasi, seperti daftar buku yang dipakai oleh penyusun bibliografi dalam melaksanakan pekerjaannya

Sumber :

Kamus Istilah Perpustakaan Dan Dokumentasi / oleh Nurhaidi Magetsari, dkk (1992)

Arti :

Perangkat yang digunakan untuk memasukkan data dan program ke dalam komputer, yang mencakup, antara lain, papan tombol, dan perangkat optik (dalam temu kembali informasi)

Sumber :

Kamus Istilah Perpustakaan Dan Dokumentasi / oleh Nurhaidi Magetsari, dkk (1992)

Arti :

Alat peraga yang digunakan sekali atau secara permanen untuk pameran

Sumber :

Kamus Istilah Perpustakaan Dan Dokumentasi / oleh Nurhaidi Magetsari, dkk (1992)

Arti :

Carik hitam, film, salindia, dan bahan ilustrasi lainnya yang digunakan sebagai penunjang dalam kegiatan mengajar atau memberi kuliah

Sumber :

Kamus Istilah Perpustakaan Dan Dokumentasi / oleh Nurhaidi Magetsari, dkk (1992)

Arti :

Alat-alat seperti gramofon rekam, pita rekam, dan berbagai alat pandang dengar lainnya; biasanya digunakan sebagai penunjang dalam kegiatan belajar-mengajar

Sumber :

Kamus Istilah Perpustakaan Dan Dokumentasi / oleh Nurhaidi Magetsari, dkk (1992)

Arti :

Rangkaian aksara yang dapat terdiri atas huruf, angka, pelambangnya, tanda baca, atau lambang matematik

Sumber :

Kamus Istilah Perpustakaan Dan Dokumentasi / oleh Nurhaidi Magetsari, dkk (1992)

Arti :

Memuat informasi mengenai ramalan-ramalan cuaca; data statistik suatu organisasi atau lembaga, dan catatan-catatan mengenai kejadian yang nyata. Disusun secara kronologis atau berdasarkan waktu. Informasi yang disajikan cukup mutakhir.

Sumber :

Glosarium Istilah Perpustakaan / oleh Suharyanto (2014)

Arti :

Jumlah relatif notasi yang terdapat dalam suatu skema klasifikasi

Sumber :

Kamus Istilah Perpustakaan Dan Dokumentasi / oleh Nurhaidi Magetsari, dkk (1992)

Arti :

Deskriptor berupa nama-nama konsep yang dihubungkan oleh simbol pautan dalam sistem pengindeksan pautan dari Farradane; misalnya hunting/ : firearms/–decoration

Sumber :

Kamus Istilah Perpustakaan Dan Dokumentasi / oleh Nurhaidi Magetsari, dkk (1992)

Arti :

(1) Pencatatan sebagian isi sebuah buku secara terpisah di dalam katalog dengan cara entri analisis (dalam pengkatalogan); (2) Pemecahan suatu subjek menjadi beberapa faset (dalam pengelasan); (3) Penelitian sumber primer dan pemilihan analitik, misalnya entri indeks, tajuk subjek, kata kunci, dan pemeri yang dianggap cukup penting untuk membenarkan usaha menelusuri kembali dalam sebuah sistem temu kembali informasi (dalam temu kembali informasi); (4) pemeriksaan terperinci sebuah dokumen untuk menentukan dan menerangkan cirinya, termasuk penyarian, pengelasan, dan pengindeksan

Sumber :

Kamus Istilah Perpustakaan Dan Dokumentasi / oleh Nurhaidi Magetsari, dkk (1992)