Hari Penting

Direktori Hari Penting menyajikan daftar tanggal-tanggal bersejarah yang dianggap penting untuk diingat dan diperingati setiap bulan.

Keberhasilan TNI dan rakyat dalam mematahkan dan menumpas aksi G30S/PKI pada tanggal 1 Oktober, membuktikan bahwa Ideologi Pancasila tidak mampu dilawan oleh kekuatan komunis yang berusaha merongrong dan meruntuhkan semangat pancasila di dalam jiwa rakyat Indonesia. Secara spontan rakyat bangkit untuk membela Pancasila dari ancaman PKI. Karena kekuatan Pancasila ini, maka tanggal 1 Oktober ditetapkan sebagai hari Kesaktian Pancasila. Sumber: http://www.sejarahtni.mil.id

Sumpah Pemuda merupakan sumpah setia hasil rumusan Kerapatan Pemoeda-Pemoedi Indonesia atau dikenal dengan Kongres Pemuda II, dibacakan pada 28 Oktober 1928. Tanggal ini kemudian diperingati sebagai "Hari Sumpah Pemuda".

International Day of Non-Violence diperingati setiap tanggal 2 Oktober, yang merupakan tanggal kelahiran Mahatma Gandhi. Peringatan ini mengacu pada India yang melakukan Gandhi Jayanti.
Mohandas Karamchand Gandhi (2 Oktober 1869 - 30 Januari 1948) juga dipanggil Mahatma Gandhi (bahasa Sansekerta berarti "jiwa agung") adalah seorang pemimpin spritual dan politikus dari India.
Pada masa kehidupan Gandhi, banyak negara yang merupakan koloni Britania Raya. Penduduk di koloni-koloni tersebut mendambakan kemerdekaan agar dapat memerintah negaranya sendiri. Gandhi adalah salah seorang yang paling penting yang terlibat dalam Gerakan Kemerdekaan India. Dia adalah aktivis yang tidak menggunakan kekerasan, yang mengusung gerakan kemerdekaan melalui aksi demonstrasi damai.
Pada 15 Juni 2007, Majelis Umum PBB memutuskan untuk menjadikan 2 Oktober sebagai Hari Tanpa Kekerasan. Perayaan pertama kali secara internasional diselenggarakan di Bangkok.
 
Sumber : Hari-hari Besar Internasional/Zulkifli

Tentara Nasional Indonesia (TNI) lahir dalam kancah perjuangan bangsa Indonesia mempertahankan kemerdekaan dari ancaman Belanda yang berambisi untuk menjajah Indonesia kembali melalui kekerasan senjata. TNI merupakan perkembangan organisasi yang berawal dari Badan Keamanan Rakyat (BKR). Selanjutnya pada tanggal 5 Oktober 1945 menjadi Tentara Keamanan Rakyat (TKR), dan untuk memperbaiki susunan yang sesuai dengan dasar militer international, dirubah menjadi Tentara Republik Indonesia (TRI). Dalam perkembangan selanjutnya usaha pemerintah untuk menyempurnakan tentara kebangsaan terus berjalan, seraya bertempur dan berjuang untuk tegaknya kedaulatan dan kemerdekaan bangsa. Untuk mempersatukan dua kekuatan bersenjata yaitu TRI sebagai tentara regular dan badan-badan perjuangan rakyat, maka pada tanggal 3 Juni 1947 Presiden mengesyahkan dengan resmi berdirinya Tentara Nasional Indonesia (TNI). Sumber: http://www.tni.mil.id

Segera sesudah proklamasi kemerdekaan Republik Indonesia 17 Agustus 1945 diumumkan, pemerintah Republik Indonesia memandang perlu untuk mengeluarkan uang sendiri. Uang tersebut, bagi pemerintah tidak sekedar sebagai alat pembayaran semata-mata, tetapi juga berfungsi sebagai lambang utama suatu negara merdeka, serta sebagai alat untuk memperkenalkan diri kepada khalayak umum. Pada saat itu, pada awal pemerintahan Republik Indonesia keadaan ekonomi moneter Indonesia sangat kacau. Inflasi hebat bersumber pada kenyataan beredarnya mata uang pendudukan Jepang yang diperkirakan berjumlah 4 milyar. Untuk menggantikan peranan uang asing tersebut, dibutuhkan mata uang sendiri sebagai alat pembayaran dan digunakan oleh rakyat Indonesia dari masa ke masa sebagai alat pertukaran, pembayaran dan sebagai alat pemuas kebutuhan yang sah. Maka pada tanggal 30 Oktober 1946, pemerintah Indonesia merdeka menyatakan hari tersebut adalah hari bersejarah bagi bangsa Indonesia sebagai tanggal beredarnya Oeang Repoeblik Indonesia (ORI). Pada hari itu juga dinyatakan bahwa uang Jepang dan uang Javasche Bank tidak berlaku lagi. Sumber: http://www.depkeu.go.id/Ind/Organization/His1MoF.htm

World Farm Animals Day adalah hari yang didedikasikan untuk mengingat kembali eksploitasi terhadap hewan ternak. Dipilihnya tanggal 2 Oktober, karena tanggal tersebut merupakan kelahiran Mahatma Gandhi, yang telah memberikan pidato pembelaan terhadap aksi kekerasan kepada hewan.
 
Sumber : Hari-hari Besar Internasional/Zulkifli

Setiap tanggal 5 Oktober di seluruh dunia memperingati Hari Guru Sedunia. Tanggal 5 Oktober adalah tanggal dikeluarkannya Recommendation concerning the Status of Teachers oleh Unesco dan ILO dalam sebuah konferensi khusus antar pemerintah, tepatnya tahun 1966.

Batik adalah salah satu cara pembuatan bahan pakaian. Selain itu batik bisa mengacu pada dua hal. Yang pertama adalah teknik pewarnaan kain dengan menggunakan malam untuk mencegah pewarnaan sebagian dari kain. Dalam literatur internasional, teknik ini dikenal sebagai wax-resist dyeing. Pengertian kedua adalah kain atau busana yang dibuat dengan teknik tersebut, termasuk penggunaan motif-motif tertentu yang memiliki kekhasan. Batik Indonesia, sebagai keseluruhan teknik, teknologi, serta pengembangan motif dan budaya yang terkait, oleh UNESCO telah ditetapkan sebagai Warisan Kemanusiaan untuk Budaya Lisan dan Nonbendawi (Masterpieces of the Oral and Intangible Heritage of Humanity) sejak 2 Oktober, 2009.

Wikipedia

World Animal Day dirayakan setiap tanggal 4 Oktober. Dipilihnya tanggal 4 Oktober sebagai World Animal Day karena hari ini merupakan hari besar Francis of Assisi, pencinta alam dan binatang.
Misi dari Hari Hewan sedunia antara lain, menghargai semua jenis hewan, menghargai hubungan antara manusia dan hewan, mengetahui jenis cara binatang bermain dalam hidup kita, serta untuk mengetahui dan berterima kasih karena hewan telah memperkaya hidup manusia.
 
Sumber : Hari-hari Besar Internasional/Zulkifli
Cita-cita perdamaian dunia dapat dicapai dengan adanya saling pengertian antar perseorangan atau masyarakat suatu negara dengan masyarakat atau individu dari negara lain. Untuk itulah seorang utusan dari Amerika Serikat saat diadakan Kongres Uni Pos se-Dunia (UPU) di Ottawa tahun 1957 melontarkan pemikiran perlunya mengajak warga masyarakat mengirimkan surat sebanyak-banyaknya guna menjalin tali persahabatan. Usul sederhana ini kemudian diterima secara aklamasi dan ditetapkanlah pada awal bulan Oktober dimulai masa Pekan Surat Menyurat Internasional (PSMI) di seluruh negara anggota UPU. Dalam masa PSMI ini diharapkan setiap individu menulis surat sebanyak dan sesering mungkin. Mempererat kembali tali persaudaraan dengan sesama yang hampir terlupa karena kesibukan sehari-hari. Saling berbicara melalui surat baik kepada teman di dalam maupun di luar negeri.
 
Sumber : Hari-hari Besar Internasional/Oleh Zulkifli

Hari Cuci Tangan Pakai Sabun Sedunia adalah sebuah kampanye global yang dicanangkan oleh PBB bekerjasama dengan organisasi-organisasi lainnya baik pihak pemerintah maupun swasta untuk menggalakkan perilaku mencuci tangan dengan sabun oleh masyarakat sebagai upaya untuk menurunkan tingkat kematian balita dan pencegahan terhadap penyakit yang dapat berdampak pada penurunan kualitas hidup manusia.

Pengumuman penunjukkan Hari Mencuci Tangan Dengan Sabun Sedunia pada 15 Oktober dilakukan pada Pertemuan Tahunan Air Sedunia (Annual World Water Week) yang berlangsung pada 17-23 Agustus, 2008 di Stockholm seiring dengan penunjukkan tahun 2008 sebagai Tahun Internasional Sanitasi oleh Rapat Umum PBB. Hari Mencuci Tangan Dengan Sabun Sedunia diharapkan akan memperbaiki praktik-praktik kesehatan pada umumnya dan perilaku sehat pada khususnya.

Kampanye Cuci Tangan Pakai Sabun sedunia adalah upaya memobilisasi jutaan orang diseluruh dunia untuk mencuci tangan mereka dengan sabun. Inisyatif ini dikumandangkan oleh PPWH, Kemitraan Swasta dan Publik untuk Cuci Tangan (Public Private Partnership for Handwshing) dan didukung oleh PBB

Wikipedia

World Post Day dirayakan setiap tanggal 9 Oktober, untuk merayakan ulang tahun dari Universal Postal Union pada tahun 1874 di Swiss. Deklarasi World Post Day dilakukan dalam kongres UPU yang diadakan di Tokyo, Jepang pada tahun 1969. Sejak saat itu, negara-negara di seluruh dunia merayakannya. Perayaan biasanya diisi dengan memperkenalkan dan mempromosikan produk dan layanan terbaru Pos.
 
Sumber : Hari-hari Besar Internasional/Zulkifli

Katarak hingga kini masih dianggap sebagai salah satu penyebab paling menakutkan dari kebutaan yang diderita orang di seluruh dunia. Hingga tahun 2003 lalu diperoleh data hampir 50 persen penyebab kebutaan dunia dikarenakan penyakit ini. Jumlahnya yang terus meningkat per tahunnya, makin memperkecil prediksi penglihatan yang sehat untuk seluruh dunia yang ditetapkan WHO pada tahun 2020 nanti. Namun kenyataan yang ada di dunia malah menunjukkan kemirisan. Tercatat hingga tahun 2000 lalu ada 45 juta orang di dunia yang menderita penyakit ini. Dan grafik pertumbuhan penyakit ini terus saja makin menunjukkan peningkatan per tahunnya. Karena menilik gejala keterancaman tersebut, maka tak salah bila WHO (Badan Kesehatan Dunia) menetapkan program vision hingga tahun 2020 nanti. Program ini dimaksudkan untuk menekan jumlah orang buta seminimal mungkin. Hal ini dianggap penting karena bila satu orang menderita kebutaan, maka ada dua orang yang turun produktivitasnya. Satu si penderita kebutaan dan satu lainnya orang yang menjaganya. Menyangkut hal itu pula, maka WHO menetapkan tanggal 14 Oktober sebagai Hari Penglihatan Dunia, sebagai salah satu upaya perhatian mereka terhadap masalah yang satu ini. Sumber:http://www.sinarharapan.co.id/iptek/kesehatan/

World Mental Health Day merupakan hari bagi pendidikan global kesehatan jiwa termasuk pemberian penghargaan dan apresiasi bagi penderita kesehatan jiwa. Pertama kali diadakan pada tahun 1992 atas inisiatif World Federation for Mental Health, sebuah organisasi global kesehatan jiwa dengan anggota lebih dari 150 negara.
 
Sumber : Hari-hari Besar Internasional/Zulkifli
World Day Against the Death Penalty bertujuan untuk menyerukan penghentian hukuman mati. Tanggal 10 Oktober 2003 merupakan peringatan pertama dari World Day Against the Death Penalty. Peringatan ini diluncurkan oleh World Coalition Against the Death Penalty, yang merupakan perkumpulan dari organisasi non pemerintah (NGO) serta pemerintahan lokal dari seluruh dunia. Didirikan oleh organisasi yang berpartisipasi dalam kongres internasional menentang hukuman mati di Strasbourg pada tahun 2001, yaitu sebuah organisasi yang membangun koalisi untuk melakukan lobi kepada negara yang masih menggunakan hukuman mati.
 
Sumber : Hari-hari Besar Internasional/Zulkifli

Masalah rawan pangan merupakan masalah kronis yang dihadapi oleh bangsa-bangsa di dunia, terutama di negara berkembang seperti Indonesia. Faktor penyebab timbulnya masalah rawan pangan antara lain: lebih cepatnya laju pertumbuhan penduduk dari pada tingkat pertumbuhan produksi pangan, bencana alam, perubahan iklim dan kemunduran sumberdaya alam dan lingkungan. Berkenaan dengan hal tersebut FAO pada Konperensi FAO ke-20 bulan Nopember 1970 di Roma mencetuskan resolusi No. 179 yang disepakati oleh semua negara anggota FAO termasuk Indonesia, yang menetapkan untuk memperingati World Food Day (Hari Pangan Sedunia) mulai tahun 1981 setiap tanggal 16 Oktober, sesuai hari didirikannya FAO.

Sumber: http://www.deptan.go.id/

Ide dibalik munculnya gagasan memperingati Wolrd Rural Women's Day adalah untuk menghargai wanita pendesaan yang mengadakan konferensinya di Beijing pada September 1995. Organisasi yang berjasa di balik munculnya ide World Rural Women's Day, di antaranya International Federation of Agricultural Producers (IFAP), Associated Country Women of the World (ACWW), Network of African Rural Women Associations (NARWA), dan Women's World Summit Foundation (WWSF).
Beberapa fakta penting tentang wanita pedesaan antara lain:
  • Wanita pedesaan, terutama petani, paling tidak sejumlah 1,6 milyar dan merepresentasikan lebih dari seperempat populasi dunia.
  • Wanita memproduksi rata-rata lebih dari setengah jumlah makanan yang tumbuh: lebih dari 80% di Afrika, 60% di Asia, antara 30-40% di Amerika Latin dan negara Barat.
  • Wanita tersebut hanya 2% yang memiliki lahan dan hanya menerima 1% dari hasil pertanian.
  • Hanya 5% dari hasil pertanian yang kembali ke wanita.
  • Wanita adalah 2 dari 3 penduduk yang sakit.
  • Jumlah wanita pedesaan yang hidup dalam kemiskinan telah menjadi dua kali lipat sejak tahun 1970.

Sumber : Hari-hari Besar Internasional/Zulkifli

Hari Pengentasan Kemiskinan Internasional diperingati untuk mengingatkan, menagih janji dan menuntut keadilan kepada para pemimpin dunia, baik yang berasal dari negara maju maupun yang berasal dari negara berkembang. Para pemimpin negara-negara maju telah sepakat untuk menghapuskan, setidak-tidaknya mengurangi beban utang negara-negara berkembang agar setiap sen usaha keringat bangsanya bisa dipergunakan untuk upaya peningkatan derajat kesehatan, peningkatan cakupan dan mutu pendidikan, memberi kesempatan warga negaranya untuk membangun usaha yang bisa menopang kehidupan yang lebih sejahtera dan akhirnya mengentaskan kemiskinan, menghilangkan kesenjangan dan membangun keluarga yang sejahtera.

Peringatan Hari Tata Ruang Nasional di Indonesia diperingati pada tanggal 8 Oktober. Tahun ini merupakan tahun ketiga peringatan Hari Tata Ruang Nasional yang diadopsi dari World Town Planning Day atau Hari Perencanaan Kota Dunia yang diawali tahun 1949 di Argentina. Hari Tata Ruang Nasional mulai diperingati tahun 2008. Peringatan Hari Tata Ruang Nasional yang untuk kali pertamanya diselenggrakan bersamaan peringatan World Town Planning Day tahun 2008. Hal ini dikaitkan dengan keinginan Indonesia untuk mencapai ruang yang lebih berkualitas melalui perubahan kultur dan etika dalam pembangunan, yang pada dasarnya sejalan dengan tujuan peringatan World Town Planning Day (WTPD) di negara-negara lainnya di 30 negara.
Launching peringatan Hari Tata Ruang Nasional 2010 yang sudah memasuki tahun ketiga telah diselenggarakan pada tanggal 1 Agustus 2010 yang digelar di Pasar Seni dan Ecopark Ancol, Jakarta Utara, dengan melibatkan berbagai instansi. Launching peringatan Hari Tata Ruang 2010 diadakan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta bekerja sama dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Kementerian Lingkungan Hidup yang dibuka Menteri Pekerjaan Umum, Djoko Kirmanto, Menteri Lingkungan Hidup, Gusti Muhammad Hatta, dan Gubernur Provinsi DKI Jakarta, Fauzi Bowo.
Tema yang diusung pada peringatan Hari Tata Ruang Nasional tahun 2010 ini adalah "Smart Green City Planning" atau Perencanaan Cerdas Mewujudkan Kota Hijau. Sesuai tema tersebut, peringatan Hari Tata Ruang Nasional mengedepankan kepentingan perencanaan kota hijau secara cerdas melalui pertimbangan ekonomi, lingkungan, sosial budaya, dan tata kelola secara berkelanjutan. Pencanangan ini merupakan tanda dimulainya berbagai rangkaian peringatan WTPD 2010 di seluruh Indonesia. Sedangkan acara puncaknya akan diadakan pada tanggal 6-8 November 2010 di Denpasar, Bali.