Hari Penting

Direktori Hari Penting menyajikan daftar tanggal-tanggal bersejarah yang dianggap penting untuk diingat dan diperingati setiap bulan.

Tanggal 30 Maret ditetapkan sebagai Hari Film Nasional melalui Kepres No 25/1999, setelah insan film Indonesia memperjuangkannya selama 37 tahun. Pemilihan 30 Maret sebagai Hari Film Nasional diambil dalam komperensi kerja organisasi-organisasi perfilman dengan Dewan Film Indonesia, lembaga yang kemudian bernama Dewan Film Nasional/Badan Pertimbangan Perfilman Nasional (BP2N) pada 11 Oktober 1962. Alasannya, tanggal 30 Maret (1950) adalah syuting pertama film Darah dan Doa karya sutradara Usmar Ismail yang juga merupakan produksi pertama dari perusahaan film nasional pertama Perfini.

Pemilihan tanggal ini berdasarkan tanggal pendirian Organisasi profesi keperawatan Indonesia yang dikenal dengan nama Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) atau Indonesian National Nurses Association (INNA) yang didirikan pada tanggal 17 Maret 1974 yang merupakan wadah lebih dari 300,000 perawat Indonesia. PPNI mempunyai kepengurusan yang menyebar di seluruh Indonesia, selain itu PPNI juga membentuk cabangnya di luar negeri. Hari lahir PPNI ini selanjutnya diperingati sebagai Hari Perawat Nasional.
 
Sumber : Hari-hari Besar Internasional/Zulkifli

Serangan Umum 1 Maret 1949 terhadap kota Yogyakarta dipimpin oleh Letnan Kolonel Soeharto dengan tujuan utama untuk mematahkan moral pasukan Belanda serta membuktikan pada dunia internasional bahwa Tentara Nasional Indonesia (TNI) masih mempunyai kekuatan untuk mengadakan perlawanan. Kurang lebih satu bulan setelah Agresi Militer Belanda II yang dilancarkan pada bulan Desember 1949, TNI mulai menyusun strategi guna melakukan pukulan balik terhadap tentara Belanda yang dimulai dengan memutuskan telepon, merusak jalan kereta api, menyerang konvoi Belanda, serta tindakan sabotase lainnya. Belanda terpaksa memperbanyak pos-pos disepanjang jalan-jalan besar yang menghubungkan kota-kota yang telah diduduki. Hal ini berarti kekuatan pasukan Belanda tersebar pada pos-pos kecil diseluruh daerah republik yang kini merupakan medan gerilya. Dalam keadaaan pasukan Belanda yang sudah terpencar-pencar, mulailah TNI melakukan serangan terhadap Belanda. Puncak serangan dilakukan dengan seangan umum terhadap kota Yogyakarta (ibu kota negara) pada tanggal 1 Maret 1949, dibawah pimpinan Letnan Kolonel Soeharto, Komandan Brigade 10 daerah Wehrkreise III, setelah terlebih dahulu mendapat persetujuan dari Sri Sultan Hamengkubuwono IX, Kepala Daerah Istimewa Yogyakarta. Serangan dilakukan pada kurang lebih pukul 06.00. Pos komando ditempatkan di desa Muto. Pada malam hari menjelang serangan umum itu, pasukan telah merayap mendekati kota dan dalam jumlah kecil mulai disusupkan ke dalam kota. Pagi hari sekitar pukul 06.00, sewaktu sirene dibunyikan serangan segera dilancarkan ke segala penjuru kota. Dalam penyerangan ini Letkol Soeharto langsung memimpin pasukan dari sektor barat sampai ke batas Malioboro. Sektor barat dipimpin Ventje Sumual, sektor selatan dan timur dipimpim Mayor Sardjono, sektor utara oleh Mayor Kusno. Sedangkan untuk sektor kota sendiri ditunjuk Letnan Amir Murtono dan Letnan Masduki sebagai pimpinan. TNI berhasil menduduki kota Yogyakarta selama 6 jam. Tepat pukul 12.00 siang, sebagaimana yang telah ditentukan semula pasukan TNI mengundurkan diri.

Kostrad yang merupakan singkatan dari Komando Strategi dan Cadangan TNI Angkatan Darat, adalah bagian dari Bala Pertahanan Pusat yang dimiliki oleh TNI Angkatan Darat. Kostrad memiliki pasukan berkisar antara 25.000 sampai 26.000 personil yang memiliki selalu siap untuk beroperasi atas perintah panglima TNI kapan saja. Cikal bakal Kostrad berasal ketika Indonesia pertama kali berurusan dengan isu kemerdekaan Irian Barat pada tahun 1960. Kostrad kemudian dibentuk pada 6 Maret 1961 bernama Korra-I/Caduad, berdasarkan surat keputusan Men/pangad No. ML/KPTS 54/3/1961. Sebagai kesatuan yang paling muda, Kostrad merupakan inti kekuatan Komando Mandala (operasi trikora atau pembebasan Irian Barat). Kemudian berganti nama menjadi Kostrad pada tahun 1963. http://id.wikipedia.org/wiki/Kostrad

CITES (Convention on International Trade in Endangered Species of Wild Fauna and Flora) merupakan konvensi mengenai perdagangan Internasional jenis flora fauna yang terancam punah dimana naskah konvensi disepakati 3 Maret 1973 pada pertemuan para wakil negara di Washington, D.C. Konvensi ini dikenal juga dengan Konvensi Washington karena pencetusan yang dilakukan pada pelaksanaan sebuah konvensi diplomatik di Washington.
CITES merupakan perjanjian internasional antarnegara yang disusun berdasarkan resolusi sidang anggota World Conservation Union (IUCN) tahun 1963. Konvensi bertujuan melindungi tumbuhan dan satwa liar terhadap perdagangan internasional spesimen tumbuhan dan satwa liar yang mengakibatkan kelestarian spesies tersebut terancam. Selain itu, CITES menetapkan berbagai tingkatan proteksi untuk lebih dari 33.000 spesies terancam. Tidak ada satu pun spesies terancam dalam perlindungan CITES yang menjadi punah sejak CITES diberlakukan tahun 1975.
 
Sumber : Hari-hari Besar Internasional/Zulkifli

Hari Perempuan Internasional dirayakan pada tanggal 8 Maret setiap tahun. Ini adalah sebuah hari besar yang dirayakan di seluruh dunia untuk memperingati keberhasilan kaum perempuan di bidang ekonomi, politik dan sosial. Di antara peristiwa-peristiwa historis yang terkait lainnya, perayaan ini memperingati kebakaran Pabrik Triangle Shirtwaist di New York pada 1911 yang mengakibatkan 140 orang perempuan kehilangan nyawanya. Gagasan tentang perayaan ini pertama kali dikemukakan pada saat memasuki abad ke-20 di tengah-tengah gelombang industrialisasi dan ekspansi ekonomi yang menyebabkan timbulnya protes-protes mengenai kondisi kerja. Kaum perempuan dari pabrik pakaian dan tekstil mengadakan protes pada 8 Maret 1857 di New York City. Para buruh garmen memprotes apa yang mereka rasakan sebagai kondisi kerja yang sangat buruk dan tingkat gaji yang rendah. Para pengunjuk rasa diserang dan dibubarkan oleh polisi. Kaum perempuan ini membentuk serikat buruh mereka pada bulan yang sama dua tahun kemudian.

World Consumer Rights Day merupakan perayaan untuk memperingati dan membangun solidaritas bagi gerakan konsumen internasional. Peringatan ini untuk membangun kesadaran akan hak-hak konsumen.
Peringatan ini pertama kali diperingati pada 15 Maret 1983 yang asalnya dicetuskan oleh mantan Presiden Amerika Serikat, John F. Kennedy yang mendeklarasikan empat hak dasar konsumen yaitu : Right to safety; Right to be informed; Right to choose; Right to be heard.
Gerakan konsumen melalui Consumers International beberapa tahun kemudian menambahkan empat hak dasar lainnya yaitu : Right to satisfaction of basic needs; Right to redress; Right to education; Right to a healthy environment.
 
Sumber : Hari-hari Besar Internasional/Zulkifli

World Storyteeling Day berakar dari hari nasional mendongeng di Swedia. Pada masa itu, kegiatan tersebut berlangsung pada 20 Maret disebut "Alla berattares dag" (All storytellers day). Pada tahun 1997, pendongeng di Perth, Australia Barat mengadakan peringatan Celebration of Story memperingati 20 Maret sebagai International Day of Oral Narrators. Dimasa yang sama, di Meksiko dan negara lainnya di Amerika Selatan, 20 Maret telah diperingati sebagai National Day of Storytellers.
 
Sumber : Hari-hari Besar Internasional/Zulkifli

Dalam rangka menumpas pemberontakan separatisme di Indonesia, seperti pemberontakan Republik Maluku Selatan di Ambon pada tahun 1950, maka Kolonel Inf. Kawilarang yang pada waktu itu menjabat sebagai Panglima TT III (sekarang Kodam III/Siliwangi), mempunyai gagasan untuk membentuk pasukan khusus, yang dinamakan Kesatuan Komando TT III/Siliwangi. Setelah segala sesuatu yang menyangkut pembentukan satuan komando yang menyangkut personel, administrasi, logistik dan pangkalan, maupun segala hal yang diperlukan untuk persiapan cukup matang, maka Panglima TT III/Siliwangi mengeluarkan Instruksi No. 55/Instr/1952 tanggal 16 Oktober 1952, tentang pembentukan dan penetapan Kesatuan Komandao Teritorium III disingkat Kesko III. Dalam perkembangannya pasukan khusus Kesko III, berkembang menjadi Batalyon Shandi Yudha dalam rangka menumpas pemberontakan G30S/PKI. Berbagai keberhasilan Batalyon Sandhi Yudha tersebut menimbulkan ilham pimpinan ABRI untuk membentuk pasukan khusus yang berintikan Komando Pasukan Sandhi Yudha (Kopasandha). Sehubungan dengan hal itu, Pangab menginstruksikan Kopassandha ditingkatkan menjadi pasukan khusus yang dituangkan dalam Surat Keputusan Kasad Nomor Skep/446/V/1998 tanggal 2 Mei 1985. Sejak saat itu nama Kopasandha berubah menjadi Kopassus (Komando Pasukan Khusus) yang bermarkas di Cijantung. Mengingat tanggal 16 April 1952 merupakan sejarah terbentuknya pasukan khusus, maka setiap tanggal 16 April saat ini diperingati sebagai hari ulang tahun Kopassus. Sumber : http://www.sejarahtni.mil.id/

World Day for Safety and Healh at Work merupakan kampanye internasional untuk mempromosikan keselamatan dan kesehatan kerja. Hari ini juga merupakan International Workers' Memorial Day atau International Commemoration Day (ICD) for Dead and Injured yang diperingati karena tingginya tingkat kecelakaan kerja serta resiko kesehatan bagi pekerja.
Workers' Memorial Day dimulai oleh Canadian Union of Public Employees (CUPE) pada tahun 1984, Canadian Labour Congress kemudian mendeklarasikan hari tersebut secara rutin pada 28 April 1985, yang juga merupakan hari ulang tahun Workers Compensation Act yang mulai ada pada tahun 1914.
 
Sumber : Hari-hari Besar Internasional/Zulkifli

Hari Puisi Nasional di Indonesia diperingati untuk menghargai peran besar penyair Indonesia, Chairil Anwar. Hari Puisi Nasional diperingati setiap tanggal 28 April yang menjadi tanggal wafatnya Chairil Anwar pada tahun 1949.
 
Sumber : Hari-hari Besar Internasional/Zulkifli

Konferensi Tingkat Tinggi Asia-Afrika (KTT Asia-Afrika; kadang juga disebut Konferensi Bandung) adalah sebuah konferensi tingkat tinggi antara negara-negara Asia dan Afrika, yang kebanyakan baru saja memperoleh kemerdekaan. KTT ini diselenggarakan oleh Indonesia, Myanmar (dahulu Burma), Sri Lanka (dahulu Ceylon), India dan Pakistan dan dikoordinasi oleh Menteri Luar Negeri Indonesia Roeslan Abdulgani. Pertemuan ini berlangsung antara 18 April-24 April 1955, di Gedung Merdeka, Bandung, Indonesia dengan tujuan mempromosikan kerjasama ekonomi dan kebudayaan Asia-Afrika dan melawan kolonialisme atau neokolonialisme Amerika Serikat, Uni Soviet, atau negara imperialis lainnya. 29 negara yang mewakili lebih dari setengah total penduduk dunia mengirimkan wakilnya. Konferensi ini merefleksikan apa yang mereka pandang sebagai ketidak inginan kekuatan-kekuatan Barat untuk mengkonsultasikan dengan mereka tentang keputusan-keputusan yang mempengaruhi Asia pada masa Perang Dingin; kekhawatiran mereka mengenai ketegangan antara Republik Rakyat Tiongkok dan Amerika Serikat; keinginan mereka untuk membentangkan fondasi bagi hubungan yang damai antara Tiongkok dengan mereka dan pihak Barat; penentangan mereka terhadap kolonialisme, khususnya pengaruh Perancis di Afrika Utara dan kekuasaan kolonial perancis di Aljazair; dan keinginan Indonesia untuk mempromosikan hak mereka dalam pertentangan dengan Belanda mengenai Irian Barat. Sepuluh poin hasil pertemuan ini kemudian tertuang dalam apa yang disebut Dasasila Bandung, yang berisi tentang "pernyataan mengenai dukungan bagi kedamaian dan kerjasama dunia". Dasasila Bandung ini memasukkan prinsip-prinsip dalam Piagam PBB dan prinsip-prinsip Nehru. Konferensi ini akhirnya membawa kepada terbentuknya Gerakan Non-Blok pada 1961. Sumber: http://id.wikipedia.org/wiki/KTT_Asia-Afrika

International Dance Day (World Dance Day) dipromosikan dan dirayakan oleh International Dance Council (CID) untuk mempromosikan tari. Perayaan tersebut diperkenalkan pada tahun 1982 oleh Komite Tari Internasional UNESCO International Theatre Institute. Tanggal tersebut diusulkan oleh Pyotr Gusev untuk memperingati kelahiran Jean-Georges Noverre.
Tujuan dari peringatan ini untuk membangun kesadaran akan pentingnya tari bagi masyarakat umum, serta mengajak pemerintah dari seluruh dunia untuk menyediakan sistem bagi pendidikan tari dari level dasar hingga level tinggi.
 
Sumber : Hari-hari Besar Internasional/Zulkifli

Kehadiran HANSIP dibumi persada ini bersamaan dengan peristiwa perang kemerdekaan yang dibentuk atas dasar kehendak rakyat, dengan cara ikut berpartisipasi aktif membantu angkatan perang melalui Pertahanan Garis Belakang, dalam bentuk penyelenggaraan Keamanan Rakyat. Setelah berakhirnya perang kemerdekaan secara formil organisasi HANSIP dibentuk di seluruh wilayah Republik Indonesia. Adapun maksud dan tujuan dari pembentukan organisasi tersebut, sebagai wadah yang senantiasa terlibat dalam kegiatan-kegiatan kemanusiaan, pemerintahan, penanggulangan bencana dan pengungsi, kegiatan bela negara, maupun penyelenggaraan ketertiban umum dan ketenteraman masyarakat. Keberadaan HANSIP yang mempunyai fungsi perlindungan masyarakat sebagaimana ditetapkan dalam Undang-undang Nomor 20 Tahun 1982 tentang Ketentuan-ketentuan Pokok Pertahanan Keamanan, mempunyai landasan yuridis yang kuat, dimana substansi LlNMAS yang semula sebagai fungsi dalam organisasi HANSIP ditingkatkan menjadi suatu organisasi dalam bentuk "Satuan Perlindungan Masyarakat", yang sekaligus dikukuhkan sebagai "Komponen Khusus" Pertahanan Keamanan Negara, dalam menunjang pelaksanaan Sistem Pertahanan Keamanan Rakyat Semesta (Sishankamrata). Sumber: http://www.depdagri.go.id

Kartini adalah seorang perempuan dari sebuah keluarga ningrat Jawa. Sampai usia 12 tahun护C Kartini diperbolehkan bersekolah di ELS 𽩰Europese Lagere School𽩱. Di sini antara lain Kartini belajar bahasa Belanda. Tetapi setelah usia 12 tahun护C ia harus tinggal di rumah karena sudah bisa dipingit. Karena Kartini bisa berbahasa Belanda护C maka di rumah ia mulai belajar sendiri dan menulis surat kepada teman-teman korespondensi yang berasal dari Belanda. Salah satunya adalah Rosa Abendanon yang banyak mendukungnya. Dari buku-buku护C koran护C dan majalah Eropa护C Kartini tertarik pada kemajuan berpikir perempuan Eropa. Timbul keinginannya untuk memajukan perempuan pribumi护C dimana kondisi sosial saat itu perempuan pribumi berada pada status sosial yang rendah. Oleh orangtuanya护C Kartini disuruh menikah dengan bupati Rembang护C Raden Adipati Joyodiningrat护C yang sudah pernah memiliki tiga istri. Kartini menikah pada tanggal 12 November 1903. Suaminya mengerti keinginan Kartini dan Kartini diberi kebebasan dan didukung mendirikan sekolah wanita di sebelah timur pintu gerbang kompleks kantor kabupaten Rembang护C atau di sebuah bangunan yang kini digunakan sebagai Gedung Pramuka. Berkat kegigihannya Kartini护C kemudian didirikan Sekolah Wanita oleh Yayasan Kartini di Semarang pada 1912护C dan kemudian di Surabaya护C Yogyakarta护C Malang护C Madiun护C Cirebon dan daerah lainnya. Nama sekolah tersebut adalah 𽩪Sekolah Kartini𽩪. Yayasan Kartini ini didirikan oleh keluarga Van Deventer护C seorang tokoh Politik Etis. Presiden Soekarno mengeluarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia No.108 Tahun 1964护C tanggal 2 Mei 1964护C yang menetapkan Kartini sebagai Pahlawan Kemerdekaan Nasional sekaligus menetapkan hari lahir Kartini护C tanggal 21 April护C untuk diperingati setiap tahun sebagai hari besar yang kemudian dikenal sebagai Hari Kartini. Sumber报A http报A//id.wikipedia.org/wiki/Kartini

PBB atas usulan Qatar menetapkan tanggal 2 April sebagai Hari Peduli Autisme Sedunia. Wakil delegasi PBB dari Qatar, Nassir Abdelaziz Al Nassir dikenal di negaranya sebagai aktivis pembela hak asasi individu penyandang cacat telah berhasil mengangkat masalah autisme sebagai salah satu agenda tahunan PBB dan mendapatkan dukungan suara bulat dari 50 negara anggota PBB.
 
Sumber : Hari-hari Besar Internasional/Zulkifli

Hari Bumi digagas oleh Gaylord Nelson, seorang senatpr Amerika Serikat (AS) yang sangat prihatin terhadap menurunnya kualitas lingkungan hidup. Nelson berpidato di Seattle tahun 1969, yang mendesak agar isu kontroversial lingkungan hidup dimasukkan dalam kurikulum resmi perguruan tinggi, mengikuti model teach in mengenai antiperang.
Gagasan Nelson kurang mendapat tanggapan Presiden AS yang saat itu dijabat Richard Nixon, tetapi mendapat dukungan sangat kuat dari masyarakat sipil. Dukungan semakin besar, hingga mencapai puncaknya 22 April 1970. Majalah Time ketika itu memberitakan, sekitar 20 juta orang turun ke jalan di berbagai sudut AS untuk lebih memerhatikan Bumi. Aksi itu melibatkan 1.500 perguruan tinggi dan 10.000 sekolah di seluruh AS.
Sumber : Hari-hari Besar Internasional/Zulkifli

Sejak tahun 1925, saat memperingati ulang tahun Christian Andersen pada 2 April, berbagai pengarang dari seluruh dunia berkumpul sebagai perhatian terhadap buku anak-anak. Acara ini didukukung oleh International Board on Books for Young People (IBBY), sebuah organisasi non profit yang membangun jaringan internasional bagi orang-orang yang memiliki komitmen untuk membuat buku dan anak-anak menyatu.
Setiap tahun Intenational Children's Book Day dirayakan pada satu negara dari 60 National Section yang berkesempatan untuk menjadi sponsor. National sponsor ini nantinya akan memilih tema dan mengundang pengarang ternama dari negara penyelenggara untuk membuat pesan bagi perayaan.
 
Sumber : Hari-hari Besar Internasional/Zulkifli

World Book Day sendiri dicetuskan oleh UNESCO pada sebuah konferensi umum di Paris pada tahun 1995. Pada awalnya sebagai bagian dari perayaan Hari Saint George di wilayah Katalonia sejak abad pertengahan para pria memberikan mawar kepada kekasihnya. Namun sejak tahun 1923 para pedagang buku mempengaruhi tradisi ini untuk menghormati Miguel de Cervantes, seorang pengarang yang meninggal dunia pada tanggal 23 April sehingga sejak 1925 para perempuan memberikan sebuah buku sebagai pengganti mawar yang diterimanya. Pada masa itu lebih dari 400.000 buku terjual dan ditukarkan dengan empat juta mawar.