Ringkasan Pidato Prof. Dr. Ing. Wardiman Djojonegoro Pada Kongres VII dan Seminar Nasional IPI Jakarta 21-23 November 1995

Sambutan beliau berjudul “Pustakawan dan Tantangan Pengembangan Budaya Baca” Beliau mengatakan GBHN 1993 mengemukakan bahwa titik berat pembangunan jangka panjang kedua diletakkan pada ekonomi, yang merupakan penggerak utama pembangunan, seiring dengan kualitas sumberdaya manusia. Upaya peningkatan mutu sumberdaya manusia nampak harus memperhitungkan fenomena proses penduniaan, seiring dengan kualitas sumberdaya manusia. Upaya peningkatan mutu sumberdaya manusia nampak harus memperhitungkan fenomena proses penduniaan yang dampaknya semakin ekstensif, sehingga batas-batas politik, ekonomi dan sosial budaya antar bangsa menjadi semakin kabur dan persaingan antar bangsa dalam bidang ekonomi dan penguasaan teknologi nampak semakin tajam. Proses penduaniaan  memberikan dampak yang menguntungkan bagi negara-negara yang sudah memiliki budaya baca yang tinggi atau masyarakat gemar belajar/learning society.

Menurut suatu studi banding dikatakan bahwa kemampuan membaca dipengaruhi antara lain:

  1. Meningkatnya pembangunan ekonomi, kesehatan dan tingkat melek huruf orang dewasa.
  2. Usia dini memasuki pendidikan dasar
  3. Jumalah buku diperpustakaan, jumlah buku yang dipinjam dan pelajaran tambahan mata pelajaran bahasa.
  4. Akses dari para pendidikan terhadap buku-buku yang dibutuhkan untuk sumber belajar.

Hasil studi di dalam negeri tentang prestasi belajar matematika di pengaruhi oleh:

  1. Pemilikan buku pelajar
  2. Kegiatan membca buku di perpustakaan
  3. Lamanya membaca buku di rumah

Bapak menteri mengajak para pustakawan untuk memikirkan cara meningkatkan budaya baca masyarakat sehingga menjadi masyarakat yang gemar belajar. Dikatakan bahwa perpustakaan mengemban peran yaitu:

  1. Sebagai abdi masyarakat dalam wahana layanan informasi
  2. Sebagai agen pembangunan perpustakaan sebagai sumberdaya informasi pembangunan dan proses modernisasi.

Pustakawan dihimbau untuk ikut serta mengembangkan kegiatan perpustakaan sejalan dengan laju perkembangan teknologi.